Pertemuan Ke-3. Gelombang ke-34Hari Jum’at
24 April 2026 Narasumber: Aam Nurhasanah, S.Pd.Moderator: Eka Yulia, M.Pd.
Oleh
Noer L Watie
Menulis bukan hanya mencatat kata-kata, menulis adalah mengali potensi diri, mengasah kreativitas, dan membentuk iderntitas kita. Setiap kata yang kita tulis akan menciptakan dunia baru, menginspirasi orang lain, dan membuktikan kita mampu berprestasi. Seperti yang dipaparkan oleh Narasumber malam ini, Aam Nurhasanah, S.Pd. Guru Bahasa Indonesia SMPN Satu Atap Cipanas sekaligus alumni KBMN gelombang ke-12.
Setiap individu memiliki potensi di dalam dirinya, tetapi potensi itu tidak akan terllihat jika kita tidak bersungguh-sungguh dalam mengali, mengasah dan mengembangkannya.
Bagaimana kita bisa mengetahui bahwa kita memiliki potensi itu?
Tentunya kita harus mengali lewat belajar, latihan dan mencoba hal baru. Begitu juga dengan menulis, harus latihan, belajar dan mencoba melakukan sesuatu, agar menghasilakn tulisan yang baik, bermutu dan menjadikan suatu prestasi.
Karena prestasi juga bukan didapat secara instan, seperti indomie yang kita beli di warung. Butuh proses, kerja keraas, ketekunan dan yang utama konsisten.
Tetapi pertanyaan sering muncul dalam pikiran kita, bagaimana cara mengali potensi itu sendiri? Sebenarnmya sederhana saja dan sangat mudah untuk menggali potensi diri kita.
Bagaimana memulainya?
Pertama carilah hal yang kita sukai dalam keseharian kita, jika kita suka maka kita akan melakukannya dengan senang hati, jika senang pastinya kita akan merasa bahagia dan terus menerus melakukannya.
Kedua apa hal yang kita alami dari sesuatu yang kita sukai tadi. Jika kita mengalami kejutan yang menarik, menyenangkan misalnya mendapat penghargaan, mendapat pujian, atau menghasilakn uang, itu artinya bisa kita teruskan.
Ketiga lihat apa yang kita kuasai. Misal jika kita menguasai teknologi, dan mampu bercerita, mendongeng atau jalan-jalan, bisa kita kembangkan dengan menulis cerita, bisa juga kalau kita hobi memasak kita bisa menulis resep masakan.
Memang sulit awalnya untuk melakukannya, jika kita tidak bersungguh-sungguh. Sebenarnya apa pun yang kita sukai, alami, kuasai jika kita asah dan latih terus dan kita tuangkan dalam tulisan, akan menjadi potensi dalam diri kita, selanjutnya jika terus berkembang akan terukirlah prestasi.
Seperti pemahat kayu yang mengukir menjadi patung yang indah. Akan enak di lihat, puas dan bahagia. Yang menikmatinya juga bukan kita saja akan tetapi orang lain pun akan tertarik dengan ukiran yang bagus, jika mereka suka bisa jadi akan tertarik membelinya, nah jika terjadi seperti ini kita akan mendapatkan kejutan selama hidup kita.
Apa pun yang kita lakukan sehari-hari seperti yang di sampaikan oleh Aam Nurhasanah, S.Pd. Dari yang kecil, kita lanjutkan akan terjadilah hal yang besar mengejutkan.
Aam Nurhasanah juga mendapatkan kejutan yang luar biasa, dari menulis buku antologi, buku solo dan akhirnya menjadi terbiasa melahirkan karya-karya buku bermutu lainnya.
Bahkan bukan saja melahirkan buku, dengan kemampuan menulisnya, berkah lain datang, seperti diminta menjadi peserta, narasumber, moderator, diberbagai acara, juga diminta menjadi kurator dan editor buku bergengsi lainnya.
Prestasi tidak akan menghianati hasil apabila kita bersungguh-sungguh.
Jangan takut gagal karena
kegagalan yang ditakuti akan melenyapkan harapan dan prestasi.()

mantap
BalasHapusAkhirnya ku tahu namamu Sunyi dalam Sepi.
Hapusasyik...Prestasi tidak akan menghianati hasil apabila kita bersungguh-sungguh
BalasHapusAsyik sekali, terima kasih ya.
BalasHapusUkir prestasi dan gali potensi diri dengan menulis seperti yg dicontohkan ibu aam
BalasHapusIa, Pak. Maaf baru belajar. Mohon saran dan ilmunya.
HapusSiap kasih saran
HapusJangan takut gagal karena kegagalan yang ditakuti akan melenyapkan harapan dan prestasi. Suka sekali dengan gaya resume dan kalimat penutupnya. Semangat terus ya
BalasHapusTerima kasih, Ibu. Saya juga suka dengan materi ibu yang berdaging semua.
Hapusmantap resumenya bunda
BalasHapusTerima kasih, masih belajar, Bun.
HapusSangat bagus sekaliii resumenyaa
BalasHapusTerima kasih
Hapus