Menulis Resume di Blog
Menulis
Resume di Blog
Oleh
Noer L Watie
Karangan
atau tulisan yang panjang terkadang melelahkan untuk dibaca, maka perlu di
resume. Dalam resume kita menuliskan kembali informasi pokok saja tidak secara
detail, atau tepatnya ringkasan, diambil bagian yang penting saja. Hal ini
disampaikan oleh narasumber Raliyanti, S.Sos.,S.Kom., M.Pd. Di kelas belajar menulis nusantara PGRI.
“Mengapa
kita perlu menulis di blog dengan cepat?” Karena kita berharap ada pengunjung
yang datang membaca tulisan kita. Kata narasumber.
Pertemuan
kedua dengan materi yang berisi membuat peserta begitu antusias, termasuk saya
sendiri, begitu semangatnya sampai terhapus semua catatan obrolan dan materi.
Niat mau memilih materi yang akan diberi bintang agar mudah mencarinya tetapi
ternyata setelah dihapus hilang semua.
Panik
dan gugup mengetahui catatan menghilang,
namun untungnya ada salah satu dari pembimbing yang membantu mengirimkan ringkasan
materi.
Kembali ke resume blog, trik cepat agar tidak tertinggal. Jelas mempunyai beberapa trik, triknya seperti apa?
Pertama
kita menyiapka laptop yang terhubung dengan WhatsApp Web, agar kita mudah dalam
menulis. Jika kita tidak memiliki laptop bisa dengan ponsel tetapi agak lama.
Kedua
kita harus menyiapkan narasi pembuka yang disampaikan oleh narasumber dan juga
menyiapkan narasi penutup sebagai kesimpulan dari materi yang disampaikan.
Ketiga
Tulislah resume dengan kalimat yang pendek-pendek agar pembaca mudah dalam
memahaminya. Tulisan yang panjang dan berbelit tidak akan disukai pembaca.
Keempat
tulislah pernyataan narasumber dengan gaya bahasa yang dikemas dengan gaya bahasa sendiri namun
artinya tetap sama. Hindari menyalin atau plagiat.
Resume
bukan sekedar menyalin tulisan saja tetapi bagaimana kita bisa melatih
kebiasaan dan keahlian kita dalam berpikir dan membuat tulisan kita lebih
bermakna dan bernilai. Semakin bagus dan sering maka tulisan kita akan ditunggu
oleh pembaca.
Bagi
penulis awal kendala yang membuat malas menulis karena kita kurang percaya
diri, tidak siap dengan segala permasalahan, takut akan dikeritik.
Antisipasi
agar hal ini tidak terjadi pada penulis maka kita persiapkan juga:
Percaya diri yang kuat,
jangan takut tulisan kita tidak bagus, terima keritikan yang akan membantu kita
memperbaiki tulisan, tulisan kita harus memberikan informasi yang edukatif, dan
menulislah diberbagai blog agar pembaca menemukan hal yang baru dari tulisan
kita.
Tulisan
yang bernilai akan dikenang oleh pembaca.()
Way Kanan, 21 April 2026.
Tulisan yang menarik, tetap semangat
BalasHapusTerima kasih, Pak Muliadi. Salam santun.
Hapusluar biasa artikelnya
BalasHapusTerima kasih, Pak.
HapusKeren, Kak Wati. Semangat selalu. Sukses. Amin.
BalasHapusOke, Kak.
HapusKeren kak wanita. Lanjutkan
BalasHapusTerima kasih, Kak Senior.
HapusTerlalu mantap
BalasHapusTerima kasih. Semoga lebih mantap lagi.
Hapus